Senja di Tepi Takdir
Biar kutuliskan jawabnya di lembar berdebu,
di bawah langit senja yang mulai membisu.
Segala yang pergi hanyalah cara-Nya menyapa,
menuntun jemari menuliskan kisah yang beda.
Bukan kehilangan yang sedang kau ratapi,
melainkan jeda agar hatimu kembali rapi.
Di tepi sungai kehidupan yang terus mengalir,
akan kau dapati indah di penghujung takdir.
Maka simpan pena dan goresan lukamu,
biarkan jingga menenangkan gelisahmu.
Sebab janji-Nya pasti, terang 'kan menyapa,
setelah gelap senja berlalu tanpa sisa.