Racikan Takdir
Apakah ini rasa ditinggal pudar,
atau racikan takdir yang sengaja ditukar?
Sebab yang diambil mungkin cuma hal yang fana,
agar hidupmu penuh bumbu, jauh lebih bermakna.
Luka yang singgah bukan tanda kau kalah,
tapi ramuan sabar agar jiwamu tak patah.
Tenanglah, Yang Maha Pengatur tak pernah keliru,
Dia mengosongkan genggamanmu untuk hal yang baru.
Jadi, biarkan saja takdir selesai meramu,
Tuhan tak pernah salah menakar porsi untukmu.
Meski awalnya pahit dan sempat buat terluka,
Kelak kau tersenyum, mengecap manisnya bahagia.
